Kumpulan Puisi
[Luka yang bersahabat] Ia membuatku gila. Siapa sangka, sampai saat ini ia membuatku nyaman akan adanya luka. Membuatku terbakar dalam api kebahagiaan. Berkobar tapi tak akan pernah hangus. Dan mungkin memang begitu, Tentang luka yang tak pernah ku seka. Tentang dia?. Bukan, ini tentang kehadirannya. Layaknya senja, Ia begitu indah. Dan aku hanyalah daratan yang tak bertepi maupun menepi. Yang setia menunggumu walau engkau tak pernah berjanji untuk kembali. Serta yakin bahwa di ujung sana, engkau akan tetap menjadi yang terindah. Untuk saat ini dan seterusnya, Hanya luka yang bersahabat. [Lautan] Dan tanpa sadar.. Aku telah tenggelam dalam birunya lautan. Karena senja yang begitu indah, terlukis rapi dalam luasnya cakrawala. Lembutnya air menyapaku, menari-nari dengan gelembung biru. Menjauh dari kenyataan dan semakin jauh. Membuatku gila untuk menggapai kehidupan disana. Gelap. Ia membawaku ke dunia yang jauh lebih indah. Menuju ke pelabuhan, yang tak pernah ku singgahi. [Aku] Da...